Rabu, 13 Oktober 2010

Produksi Konten Multimedia

Nama : 1. Ahmad Fauzan (50407061)
2. Gusti Yoganto P. (50407389)

Kelas : 4 IA 15

PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA
Computer-Based Multimedia Production
• Proses pengembangan aplikasi multimedia
- Concept definition -> Storyboard design -> Development of Multimedia Building Blocks -> Authoring -> Testing and Revision -> Delivery

• Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan aplikasi multimedia :
a. Siapa target audience ?
- Umur & tingkat pendidikan
Gaya / cara belajar
- Kebutuhan dan harapan pemakai
- Etnik, Gender, komposisi budaya
- Warna dan logo yang disukai
- Profil psikologis
b. Apa tujuan program ?
- Berupa presentasi / tutorial / interactive page ?
- Dipakai oleh group / single user ?
- Dipakai di TV / komputer / kiosk ?
c. Apa struktur / isi program ?
- Isi program dapat berupa pesan khusus, data, gambar, grafik,, video, atau informasi lain
- Isi program dirancang oleh content specialist untuk diberikan kepada multimedia architect 􀃆 how can this information be presented using the capabilities of multimedia technologies ?
d. Komponen-komponen apa saja yang akan dipakai ?
- Gunakan berbagai macam media seperti narasi, gambar, animasi, video, teks, dll untuk menarik pemakai sehingga dapat menangkap informasi yang disampaikan
- Untuk pemakai individu 􀃆 extensive text, scrolling text fields, audio, interactivity
- Untuk pemakai kelompok 􀃆 text, audio, interactivity, colors
e. Tingkat interaksi yang diharapkan antara user dan komputer
f. Tingkat respon pemakai yang diharapkan
- Sediakan umpan balik / pesan untuk setiap respon dari pemakai; berupa pesan ‘benar’ atau ‘ salah’

• Menghindari kendala :
a. Gunakan berbagai macam media untuk menarik pemakai dengan gaya bejalar yang berbeda-beda
b. Tetapkan tujuan program dibuat
c. Hindari penggunaan animasi, suara yang mengaburkan tujuan penyampaian pesan / informasi

• Sebuah aplikasi multimedia harus memiliki audiens sasaran dan platform yang jelas. Ketika kapabilitas multimedia pengguna akhir memiliki range yang luas dan tak terbatas, maka harus disebutkan spesifikasi hardware dan software yang diperlukan

• Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan aplikasi multimedia :
a. Siapa target audience ?
- Umur & tingkat pendidikan
- Gaya / cara belajar
- Kebutuhan dan harapan pemakai
- Etnik, Gender, komposisi budaya
- Warna dan logo yang disukai
- Profil psikologis
b. Apa tujuan program ?
- Berupa presentasi / tutorial / interactive page ?
- Dipakai oleh group / single user ?
- Dipakai di TV / komputer / kiosk ?
c. Apa struktur / isi program ?
- Isi program dapat berupa pesan khusus, data, gambar, grafik,, video, atau informasi lain
- Isi program dirancang oleh content specialist untuk diberikan kepada multimedia architect 􀃆 how can this information be presented using the capabilities of multimedia technologies ?
d. Komponen-komponen apa saja yang akan dipakai ?
- Gunakan berbagai macam media seperti narasi, gambar, animasi, video, teks, dll untuk menarik pemakai sehingga dapat menangkap informasi yang disampaikan
- Untuk pemakai individu 􀃆 extensive text, scrolling text fields, audio, interactivity
- Untuk pemakai kelompok 􀃆 text, audio, interactivity, colors
e. Tingkat interaksi yang diharapkan antara user dan komputer
f. Tingkat respon pemakai yang diharapkan
- Sediakan umpan balik / pesan untuk setiap respon dari pemakai; berupa pesan ‘benar’ atau ‘salah’

• The Golden rule of design: Don’t do to others what others have done to you. Remember the things you don’t like in software interfaces you use. Then make sure you don’t do the same things to users of interfaces you design and develop. Tracy Leonare (1996).

Rabu, 06 Oktober 2010

Teknologi Media Transmisi


Teknologi Media Transmisi

Pada saat ini terdapat berabagai macam media transmisi yang berkembang dan digunakan secara universal di jaringan computer. Di blog saya ini menjelaskan tentang ADSL


ADSL

ADSL merupakan singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line. ADSL digunakan untuk mengakses internet dengan menggunaan media telepon. Bandwidth yang di dapat dengan menggunakan ADSL
adalah sekitar 768 Kbps hingga 3,5 Mbps. Tergantung pada jenis teknologinya. Salah satu contoh layanan yang meggunakan ADSL bernama Speedy Net Telkom.
ADSL sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, IDSL, VDSL, dan HDSL. DSL merupakan teknologi akses internet menggunakan kabel tembaga, sering disebut juga sebagai teknologi suntikan atau injection technology yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data dalam jumlah besar. DSL sendiri dapat tersedia berkat adanya sebuah perangkat yang disebut DSLAM (DSL Acces Multiplexter). Untuk mencapai tingkat kecepatan yang tinggi, DSL menggunakan sinyal frekuensi hingga 1 MHz. Lain halnya untuk ADSL, sinyal frekuensi yang dipakai hanya berkisar antara 20 KHz sampai 1 MHz. Sementara untuk penggunaan ADSL di Indonesia dengan program Telkom Speedy, kecepatan yang ditawarkan berkisar antara 1024 kbps untuk downstream dan 128 kbps untuk upstream. Kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan rumah tangga. Karena pada kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim. Seperti mendownload data, gambar, musik, ataupun video.
Perkenalan masyarakat Indonesia sendiri akan ADSL mulai berkembang saat PT.Telkom, yang merupakan perusahaan pengatur jaringan telepon nasional memperkenalkan program yang disebut sebagai Telkom Speedy, yaitu jaringan khusus dari PT.Telkom untuk penggunaan internet. Dengan melakukan pemasaran dan promosi-promosi yang gencar, Telkom Speedy berhasil dipasarkan di kalangan rumah tangga.

Cara Penggunaan ADSL
Adapun cara-cara penggunaan ADSL di Indonesia, pertama-tama terlebih dahulu harus memiliki perangkat ADSL. Setelah memiliki perangkat ADSL, harus diperiksa keberadaan nomor telepon rumah di layanan Telkom Speedy, apakah sudah terdaftar atau belum. Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah, seberapa jauh jarak antara gardu Telkom dengan rumaha. Karena dalam ADSL, jarak sangat berpengaruh pada kecepatan koneksi internet. Setelah memastikan bahwa nomor telepon sudah terdaftar dan jarak sudah diperhitungkan, yang harus kita lakukan selanjutnya adalah pemasangan ADSL pada sambungan telepon.
Untuk menyambungkan antara ADSL dengan line telepon, kita menggunakan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Splitter ini berguna untuk menghilangkan gangguan ketika kita menggunakan modem ADSL. Sehingga nantinya kita tetap dapat menggunakan internet dan menjawab telepon secara bersamaan.

Ciri ADSL
ADSL sendiri memiliki bermacam-macam jenis dengan kecepatan, jenis router, USB dan perangkat lain yang ada di dalamnya. Misalnya ada yang dapat dipakai untuk dua komputer dengan menggunakan sambungan USB, tapi ada juga yang dapat digunakan untuk empat komputer dengan koneksi LAN Ethernet. Namun ada baiknya dalam memilih modem ADSL, kita memilih menggunakan modem yang memiliki tombol on dan off. Hal ini dimaksudkan supaya kita dapat mengatur penggunaan koneksi sebanyak yang kita butuhkan dan menghemat biaya koneksi yang digunakan. Terlebih di Indonesia masih menggunakan penghitungan waktu atau banyaknya bandwidth yang digunakan.
Hal penting lain yang dimiliki oleh modem ADSL adalah adanya lampu indikator yang berguna mengetahui jalannya proses koneksi yang terjadi. Umumnya lampu yang ada pada modem ADSL adalah lampu PPP, Power, DSL. Ada juga lampu tambahan bila kita menggunakan koneksi Ethernet dan USB.
Dari tiga lampu indikator yang ada pada modem, yang terpenting adalah lampu PPP dan DSL. Di mana lampu DSL menunjukkan koneksi sudah terhubung dengan baik pada line. Sementara lampu PPP menunjukkan adanya arus data ketika seseorang melakukan browsing.
Setelah perangkat lengkap, hal yang penting dalam penggunaan ADSL di Indonesia adalah penggunaan IP modem dan password. Hal ini digunakan untuk melindungi penggunaan layanan bagi konsumen yang diberikan oleh provider. IP yang kita miliki akan menjadi gerbang untuk memasuki jaringan. Jika kita merubah password untuk login, maka kita perlu memasukkan kembali sesuai perubahan yang dilakukan. Bila seluruh proses ini berhasil dilalui, maka selanjutnya kita sudah dapat berkoneksi internet dengan ADSL.

Kelebihan ADSL
a) Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan fax.
b) Bagi pengguna di Indonesia yang memakai program Speedy, penggunaan ADSL membuat kegiatan internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berinternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.


Kekurangan ADSL
Adapun kualitas dari ADSL saat ini masih memiliki kekurangan.
a) Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses internetnya.
b) Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL. Misalnya Linux atau program lama seperti Windows 98. Cara yang dipakai pun akan lebih rumit dan ada kemungkinan memakan waktu lama. Sehingga pengguna Linux harus menggantinya dengan software yang lebih umum seperti Windows Xp atau Mac.
c) Adanya load coils yang dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah, sementara load coils sendiri adalah peralatan induksi yang menggeser frekuensi pembawa ke atas. Sayangnya load coils menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang biasa digunakan DSL. Sehingga mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokkan jalur untuk ADSL.
d) Adanya Bridged tap, yaitu bagian kabel yang tidak berada pada jalur yang langsung antara pelanggan dan CO. Bridged tap ini dapat menimbulkan noise yang mengganggu kinerja DSL.
e) Penggunaan fiber optic pada saluran telepon digital yang dipakai saat ini. Di mana penggunaan fiber optic ini tidak sesuai dengan sistem ADSL yang masih menggunakan saluran analog yaitu kabel tembaga, sehingga akan sulit dalam pengiriman sinyal melalui fiber optic.

Sumber informasi :
http://isaninside.files.wordpress.com/2009/01/teknolgi-media-transmisi-paperihsanz2008.pdf

Kamis, 18 Maret 2010

Analisa Game Engine

Definisi Game Engine

Game Engine adalah sebuah perangkat lunak sistem yang dirancang untuk penciptaan dan pengembangan video game. Ada banyak game engine yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop, seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. Fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render untuk 2D dan 3D grafis, sebuah mesin fisika atau tabrakan, suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, lokalisasi dukungan, dan sebuah adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.


Macam - Macam Game Engine

1. Open Source

a. Blender

b. Ogre


2. Commercial Game Engine

a. GameStudio

b. Dunia Engine


Kelebihan Blender

1. Salah satu program "Modeling 3D dan Animation"

2. Dapat membuat game tanpa menggunakan program tambahan.


Kekurangan Blender

1. Karya dari Blender tidak ada sifat loyalti


Kelebihan Ogre

1. Engine yang mendukung 3D

2. Fleksibel

3. Mudah dikembangkan


Kekurangan Ogre

1. Tidak ada loyalti dalam setiap karya yang diciptakan